Rabu, 13 Februari 2013

love story

Antara Terong dan rebung
Terong dan rebung mengalami masalah yang sama yaitu sama-sama diputusin pasangannya, suatu hari mereka bertemu di dunia kerja. Awalnya mereka hanya sebatas kenal saja. Kemudian mereka sering bertemu dan mereka merasa ada persamaan nasib yang mereka alami. Semakin lama mereka saling membutuhkan satu sama lain. Mereka berpacaran layaknya sahabat yang sangat akrab. Suatu hari Terong berbohong pada rebung. Di hari ulang tahun terong, rebung merasa tidak special karena terong sudah mengungkari dan membatalkan janji mendadak. Saat itu rebung sangat kecewa, cemas, kawatir sekali sama terong karena terong tiba- tiba tidak ada kabar. Rebung semakin cemas dan memutuskan untuk meninggalkan terong. Rebung menyendiri dan meratapi kekesalannya sendiri keluar kota. Rebung bingung karena terong berubah. Sebelum pergi rebung hanya meninggalkan sepucuk surat kecil untuk terong. Seperti ini suratnya “I love u”. Hari – hari yang biasanya diisi dengan kebersamaan sekarang berubah, rebung mengisi hari-harinya dengan menulis dan memperbanyak teman karena dia tidak mau kesepian. Tapi semakin lama rebung tersadar bahwa yang dia butuhkan adalah terong, rebung kangen sekali sama terong. Setelah terong pulang dia kaget, “dimanakh rebung” apa dia marah padaku?” terong merasa bingung karena rebung tiba-tiba menghilang. Terong merasa bersalah pada rebung. Dia bingung harus berbuat apa..... kemudian setelah beberepa hari, terong menemukan sepucuk surat yang merupakan isi hati dari si rebung.setelah terong membacanya, dia terharu dan merasa bersalah pada rebung. Kemudian terong memutuskan untuk mencari rebung dan harus menemukannya dimanapun dia berada. Dalam pencarian panjang itu terong baru tersadar bahwa dia sudah bersalah dan selama ini yang dia sayangi adalah rebung untuk itu dia memtuskan untuk mendapatkan rebung dan tidak mau kehilangan rebung untuk yang kedua kalinya...setelah sekian lama mencari akhirnya terong berhasil menemukan rebung. Rebung tidak dapat membendung air matanya lagi hingga terjatuh. Beditu juga terong “ rebung q mohon apapun yang terjadi tolong jangan tinggalkan q. Rebung apapun kondisimu q menerimamu sebagai rebung”. Rebung menjawab “ q juga menerima mu sebagai terong”. Kemudian terong mengungkapkan isi hatinya pada rebung.” Rebung maukah kau tumbuh di hatiku dan menemani detak jantungkau sampai terhenti?” kemudian rebung menjawab” q bersedia tumbuh subur di hatimu dan q habiskan sisa umurku untuk menjaganya”. Mereka melepaskan rindu dengan pelukan yang penuh haru.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar