Antara Terong dan rebung
Terong dan
rebung mengalami masalah yang sama yaitu sama-sama diputusin pasangannya, suatu
hari mereka bertemu di dunia kerja. Awalnya mereka hanya sebatas kenal saja.
Kemudian mereka sering bertemu dan mereka merasa ada persamaan nasib yang
mereka alami. Semakin lama mereka saling membutuhkan satu sama lain. Mereka
berpacaran layaknya sahabat yang sangat akrab. Suatu hari Terong berbohong pada
rebung. Di hari ulang tahun terong, rebung merasa tidak special karena terong sudah
mengungkari dan membatalkan janji mendadak. Saat itu rebung sangat kecewa,
cemas, kawatir sekali sama terong karena terong tiba- tiba tidak ada kabar.
Rebung semakin cemas dan memutuskan untuk meninggalkan terong. Rebung
menyendiri dan meratapi kekesalannya sendiri keluar kota. Rebung bingung karena
terong berubah. Sebelum pergi rebung hanya meninggalkan sepucuk surat kecil
untuk terong. Seperti ini suratnya “I love u”. Hari – hari yang biasanya diisi
dengan kebersamaan sekarang berubah, rebung mengisi hari-harinya dengan menulis
dan memperbanyak teman karena dia tidak mau kesepian. Tapi semakin lama rebung
tersadar bahwa yang dia butuhkan adalah terong, rebung kangen sekali sama
terong. Setelah terong pulang dia kaget, “dimanakh rebung” apa dia marah padaku?”
terong merasa bingung karena rebung tiba-tiba menghilang. Terong merasa
bersalah pada rebung. Dia bingung harus berbuat apa..... kemudian setelah
beberepa hari, terong menemukan sepucuk surat yang merupakan isi hati dari si
rebung.setelah terong membacanya, dia terharu dan merasa bersalah pada rebung.
Kemudian terong memutuskan untuk mencari rebung dan harus menemukannya
dimanapun dia berada. Dalam pencarian panjang itu terong baru tersadar bahwa
dia sudah bersalah dan selama ini yang dia sayangi adalah rebung untuk itu dia
memtuskan untuk mendapatkan rebung dan tidak mau kehilangan rebung untuk yang
kedua kalinya...setelah sekian lama mencari akhirnya terong berhasil menemukan
rebung. Rebung tidak dapat membendung air matanya lagi hingga terjatuh. Beditu
juga terong “ rebung q mohon apapun yang terjadi tolong jangan tinggalkan q.
Rebung apapun kondisimu q menerimamu sebagai rebung”. Rebung menjawab “ q juga
menerima mu sebagai terong”. Kemudian terong mengungkapkan isi hatinya pada
rebung.” Rebung maukah kau tumbuh di hatiku dan menemani detak jantungkau
sampai terhenti?” kemudian rebung menjawab” q bersedia tumbuh subur di hatimu
dan q habiskan sisa umurku untuk menjaganya”. Mereka melepaskan rindu dengan
pelukan yang penuh haru.